Berdasarkan data Nielsen pada November 2017, jumlah pengguna internet di Medan saat ini mencapai 994.000. Angka tersebut dapat memberi kontribusi yang besar untuk pertembuhan ekonomi Indonesia di pulau Sumatera.
Guna mendukung hal tersebut, PT Link Net, Tbk melalui brand ternamanya, First Media, secara resmi meluncurkan layanan internet di kota Medan. Peresmian layanan First Media yang berlangsung di Hotel Aryaduta dilakukan oleh Marlo Budiman beserta eksekutif PT Link Net, Tbk. First Media
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Marlo konektivitas saat ini menjadi syarat bagi pertumbuhan ekonomi negara, terutama dengan prospek ekonomi yang sudah mulai bertumpu pada ekonomi digital.
Berdasarkan data Indef pada 2017, prospek tersebut diperkirakan akan mencapai 8,5% dari PDB Indonesia pada 2018. Hal itu berpotensi terus naik secara signifikan.
"Perluasan layanan ke Medan merupakan bagian dari strategi ekspansi First Media di wilayah Sumatera. Kota Medan saat ini menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi pulau Sumatera. Berdasarkan data BPS pada Mei 2017, kota Medan menyumbang sebesar 1,41% dari ekonomi Indonesia," ungkap dia.
"Kehadiran layanan First Media di kota Medan diharapkan ikut mendukung program pemerintah dalam memajukan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital yang sekarang ini semakin penting bagi Indonesia," ungkap Marlo.
Menurut Marlo ekspansi ke Medan ini memastikan keberlanjutan bisnis serta keberadaan kebutuhan internet perumahan, perusahaan dan pemerintah di tengah-tengah transformasi digital yang dinamis.
Di Medan, First Media akan menawarkan produk dan pelayanan yang sama dengan kota lainnya di Indonesia. Di antaranya layanan super speed home broadband dan superior pay TV, X1-4K Smart Box dan X1 Smart Box Prime dengan Android set-up-box terbaru dan Google 7.0 Nougat.
Dilengkapi juga dengan fitur Google Chromecast yang memungkinkan pelanggan untuk dapat menampilkan gambar yang ada di smartphone ke TV secara langsung (Throw Content).
Smart Box X1 Prime memberikan pilihan untuk menikmati hiburan dengan kualitas 4K Ultra HD yang membuat tontonan seperti nyata (life-like images), terlebih dengan ketajaman dan warna yang luar biasa. Ini adalah fitur tambahan yang sudah ada dan terkenal.
Selain itu, tersedia fitur 7 Day's Catch-Up, PVR (rekaman), dan VOD, yang memperkaya pengalaman hiburan tayangan TV di rumah. First Media juga memiliki layanan OTT di rumah, yakni FirstMediaX (FMX) yang merupakan layanan TV saja, sehingga pelanggan dapat menikmati tayangan favorit mereka di mana pun (on-the-go).
Layanan OTT tersebut bekerja sama dengan HOOQ dan CATCHPLAY untuk memperluas daftar pilihan film First Media. Selain itu, tersedia fitur Smart Living dari First Media untuk digital household yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan. Fitur ini dapat dijalankan dalam sentuhan jari melalui gadget yang dapat dikendalikan dari jarak jauh.
First Media Didukung dengan produk dan layanan ISP premiumnya yang kompetitif dan superior, internet broadband tercepat dan unlimited hingga 1Gbps.
Selain itu, ada lebih dari 100 saluran dan TV High Definition (HD) yang paling banyak ditawarkan di Indonesia dengan 70 HD channels, 4K channels, juga Value Added Service (VAS).
Pengembangan First Media telah dimulai dari tahun 2017, pada kuartal I 2018 First Media telah memiliki 17.455 homes passed yang dibangun di daerah strategis. Namun First Media akan menambahnya menjadi 45.973 pada akhir tahun 2018, dan mencapai 85.973 pada tahun 2020.
"Cable roll out sudah dimulai sejak Juni 2017. Kami akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini dan Indonesia secara keseluruhan dengan menyediakan infrastruktur internet broadband dan TV via kabel sebagai bagian komitmen kami meningkatkan konektivitas masyarakat Indonesia," tutup Marlo. (mul/rou)