Sampai 2007
India Pasang Telepon di Semua Desa
- detikInet
Jakarta -
India mengatakan akan membangun 250 juta sambungan telepon di 600 ribu desa dalam dua tahun. Artinya semua desa tersambung telepon. Indonesia bisa ketinggalan?Hal itu dikemukakan Kementerian Telekomunikasi India. Menurut Menteri Telekomunikasi Dayanidhi Maran, hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan persaingan bisnis demi tarif yang murah. Selain untuk memudahkan layanan komunikasi antar desa.Demikian pernyataan Dayanidhi Maran, seperti dilansir AFP, dan dikutip detikinet Rabu (27/4/2005). "Kami meramalkan tahun 2007, negara ini akan memiliki 250 juta telepon dengan kepadatan sebesar 22 persen. Nantinya, seluruh wilayah akan dicakup oleh jaringan telekomunikasi dan tiap desa akan terhubung oleh jaringan telepon," ujarnya,Ia juga menambahkan, dari 250 juta sambungan itu, sebanyak 180-200 juta akan berupa sambungan untuk operator bergerak atau ponsel. Saat ini banyak penduduk India yang memilih komunikasi seluler karena tarif yang semakin turun. Tarif saat ini, menurut Maran, adalah seperlima tarif lima tahun lalu. Demikian pula halnya dengan jaringan internet. Menurut Maran, jaringan ini akan berlipat menjadi tiga kali lebih banyak. Dari sekitar 5,45 juta sampai 18 juta di tahun 2007.Sekadar membandingkan, di tahun 2004 ada sekitar 43.000 desa di Indonesia yang belum tersambung dengan telepon. Jumlah ini berusaha dipenuhi melalui program Universal Service Obligation (USO). Menurut Direktorat Pos dan Telekomunikasi ada 2620 sambungan yang didirikan dalam rangka USO di tahun 2004.Di bidang kebijakan ekonomi, India telah membuka kesempatan lebar di bidang bisnis telekomunikasi untuk sektor swasta sekitar tahun 1990. Langkah ini telah membuat India dibanjiri para pebisnis telekomunikasi lokal dan mancanegara. Belum lagi dampak naiknya pelanggan sebesar 100 juta hingga saat ini.
(wicak/)