Senin, 09 Mei 2016 09:48 WIB

Ekspedisi Langit Nusantara

Video 'Mata Langit' Ditonton Selama 45 Juta Menit

Muhammad Aminudin - detikInet
Foto: dok. Telkomsel Foto: dok. Telkomsel
Jakarta - Ekspedisi Langit Nusantara (Elang Nusa) yang digagas Telkomsel melalui dua drone yang terbang dari Sabang dan Merauke banyak mendapat apresiasi dari masyarakat. Terbukti, hingga hari ini sudah 45 juta sorotan mata menyaksikan video 'mata langit' Elang Nusantara.

General Manager Media Channel Management Telkomsel Indra Gusviyandi mengungkapkan, video yang ditonton melalui www.telkomsel.com/elangnusa telah disaksikan selama 45 juta menit dengan 12 juta kali view, dengan rata-rata menonton selama 8 menit per unit view yang disediakan.

"Ini luar biasa dan diluar dugaan kami. Hal ini menunjukkan respon positif masyarakat untuk program Elang Nusantara ini," katanya kepada detik.com di lokasi pendaratan Elang Barat di Lapangan Rampal, Kota Malang, Minggu (8/5/2016).

Diungkapkan, jumlah tontonan ini membuktikan pelanggan melihat ekspedisi Elang Nusa yang mencitrakan penampakan dari atas langit ini sebagai hal positif, dan interaksi di antara Telkomsel dan pengguna pun dapat terjalin.

"Kita bisa mencontohkan ketika Elang Timur melintas di Raja Ampat, Yogyakarta dengan Candi Prambanan, Jawa Timur dengan Bromo, Kota Malang, dan sekitarnya, traffic cukup tinggi. Ini sungguh luar biasa," katanya.

Pihaknya memprediksi setelah Elang Nusa bertemu dan mendarat di Denpasar, Pulau Bali, 14 Mei 2016 mendatang. Jumlah kunjungan tontonan video bakal tembus di angka 50 juta lebih. Karena dukungan sajian berupa spot-spot wilayah yang terlintasi cukup membuat pelanggan takjub dan terus ingin menontonnya. "Itulah yang membuat banyak kunjungan video dari Elang Nusa," terangnya.

Elang Nusa merupakan proyek ambisius Telkomsel untuk membuktikan keunggulan layanan broadband operator yang identik dengan warna merah itu di Indonesia.

Selama satu bulan penuh, mulai dari 14 April hingga 14 Mei 2016, Telkomsel mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menguji kehandalan jaringan broadbandnya melalui video streaming yang akan disiarkan dari dua buah drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berukuran besar yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia.

Dalam Elang Nusa ini, dua buah drone berukuran besar dengan bentangan sayap hingga 2,5 meter akan diterbangkan secara bersamaan, menempuh Jalur Barat (Elang Barat) dan Jalur Timur (Elang Timur) Indonesia sepanjang 8.500 kilometer.

Elang Barat yang lepas landas dari Sabang saat ini baru mendarat di Palembang. Sedangkan Elang Timur setelah lepas landas dari Merauke sudah sampai Ambon.

Setelah Palembang, Elang Barat akan melanjutkan perjalanannya ke Lampung, Tasikmalaya, Jogjakarta dan Malang. Sementara Elang Timur akan melanjutkan ekspedisi dari Ambon ke Manado, Balikpapan, Banjarmasin, Makasar, Labuan Bajo, dan Mataram. Kedua Elang kemudian bakal bertemu di Denpasar sebagai akhir dari ekspedisi.

Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia. (jsn/ash)