Seperti diketahui, per hari ini, Jumat (8/4/2016), manajemen puncak XL resmi menerimaΒ pengunduran diri Ongki yang terakhir menjabat sebagai Direktur & Chief Digital Service Officer.
Atas alasan pribadi, Ongki memutuskan untuk mengakhiri karir profesional yang telah dijalaninya di XL selama rentang waktu sekitar tujuh tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Resign biasa kok, pengunduran diri kan hak masing-masing direksi. Nanti bakalan ada RUPS, maksimum dalam waktu 90 hari," jelas Dian saat berbincang dengan detikINET, Jumat (8/4/2016).
Sembari mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ongki, Dian pun langsung rangkap jabatan mengambil alih posisi tersebut sampai akhirnya mendapatkan penggantinya.
"Sekarang Digital Services di bawah pengawasan langsung CEO dulu, sampai ada yang bisa menggantikan. Bisa lebih cepat dari tiga bulan," kata Dian.
Kemudian, selain di bawah pengawasan langsung oleh CEO, untuk seluruh kegiatan operasional sehari-harinya, operasional untuk divisi tersebut tetap akan dilaksanakan oleh para senior leader di Digital Services XL.
Lantas, siapa kira-kira kandidat terkuat yang akan menggantikan posisi Ongki di kursi direksi selanjutnya. Apakah dari internal atau eksternal? Dian pun tak mau banyak bicara.
"Masih belum ditentukan. Masih dievaluasi," pungkasnya. (rou/rou)