Seperti yang dikatakan oleh Muhammad Budi Setiawan, Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo, 4G LTE di frekuensi 1.800 bisa saja digelar namun dengan syarat sudah ditata ulang dan operator harus menyerahkan proposalnya.
"Nah, sejauh ini baru satu operator yang mengajukan proposal. Dan pak Menteri (Menkominfo Rudiantara) inginnya ditata ulang dahulu," katanya, di Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal titah Menkominfo agar di rentang frekuensi tersebut ditata ulang dahulu, XL tidak ada masalah. Namun mereka punya catatan kecil.
"Ya, sambil ditata ulang kita inginnya dibuka agar LTE bisa berjalan dan dikomersilkan," kata Hasnul.
XL sendiri baru saja melakukan promo trial LTE di kawasan terbatas di Jakarta, seperti mal Kota Kasablankan, Menara Prima Kuningan, Xplor Senayan City dan Central Park.
"Kita juga sudah mulai uji coba LTE di frekuensi 1.800 MHz dengan alokasi sebesar 15 MHz selama tiga bulan mendatang. Kita investasi sebesar Rp 3 miliar untuk uji coba ini di lima lokasi di Jakarta. Harapannya pada kuartal ketiga 2015 sudah bisa komersial," paparnya.
Pengguna yang ingin menjajal 4G ini harus mengisi data diri dan mempunyai device yang mendukung. Dan terbatas pada ruangan tertutup.
(tyo/ash)