Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ekspansi Jaringan, Icon+ Bidik Rp 1,25 Triliun

Ekspansi Jaringan, Icon+ Bidik Rp 1,25 Triliun


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Setelah 13 tahun setia melayani induk usahanya, PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) akhirnya berani keluar kandang untuk mencicipi gurihnya bisnis jaringan serat optik.

Tak tanggung-tanggung, anak usaha Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini langsung membidik omzet Rp 1,25 triliun pada akhir 2013. Angka ini naik 25% dibandingkan pendapatannya di 2012 yang sebesar Rp 1 triliun.

"Tahun ini Icon+ sudah genap 13 tahun, kami ingin terus ekspansi dengan tidak hanya melayani pasar induk usaha kami, PLN, tetapi pemain lain yang juga butuh jaringan optik," ungkap Direktur Utama Icon+ Muhammad Buldansyah saat berbincang santai dengan detikINET di Jakarta, Senin (7/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diungkapkan oleh Danny, panggilan akrabnya, saat ini Icon+ memiliki infrastruktur serat optik sepanjang 100 ribu kilometer yang terbentang di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan untuk mendukung jaringan telekomunikasi dan data center.

Jaringan layanan yang dimiliki termasuk clear channel, IP-VPN, VSAT, dan Metronet. Icon+ juga akan memperkuat ekspansi jaringannya untuk di 2014 dengan dukungan dana sekitar Rp 600 miliar.

Satu hal yang menjadi andalan Icon+ adalah, keunggulan untuk mengelola rights of way hak untuk mengelola jaringan listrik PLN sehingga ekspansi membangun serat optik bisa dilakukan lebih cepat.

"Kami punya keunggulan dalam soal pemasangan jika bicara infrastruktur dengan right of way karena tiang listrik milik PLN tinggal dipasang serat optik,” katanya.

Icon+ awalnya memang didirikan memang untuk melayani solusi teknologi bagi PLN. Namun,menyadari kekuatan dari infrastruktur yang dimiliki, akhirnya Icon+ berani juga membidik pasar komunikasi data di luar induk usaha.

"Meski demikian, kami masih menjalankan misi sebagai business enabler bagi PLN seperti mendukung billing system dan contact center.Kami juga akan menertibkan kabel-kabel yang tidak berizin di tiang tumpu PLN demi menjaga kelangsungan penyediaan listrik," jelas Danny.

Saat ini Icon+ bekerja sama memanfaatkan tiang tumpu listrik dengan beberapa perusahaan. Danny mengungkapkan, pengguna terbesarnya adalah PT First Media Tbk.

(rou/ash)







Hide Ads