Abi Research seperti dikutip detikINET dari Cellular-News, Minggu (23/6/2013), memprediksi pengguna LTE pada kuartal pertama 2013 baru mencapai 108 juta orang atau naik 37,5% jika dilihat pertumbuhan per kuartal.
"Negara-negara di Amerika Bagian Utara akan menjadi pionir di pengembangan LTE-A, diikuti Asia Pasifik dan Eropa Barat," demikian hasil analisanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
LTE-A diyakini akan memberikan carrier aggregation (CA) dimana operator bisa mengkombinasikan frekuensi yang digunakannya sehingga sumber daya alam terbatas yang tak terutilisasi bisa dimanfaatkan.
Saat ini frekuensi yang banyak digunakan untuk LTE ada di 700 MHz, 1800 MHz dan 2.6 GHz. Frekuensi lainnya yang mulai dilirik adalah 1700-2100 MHz yang mulai digunakan di wilayah Amerika.
Telstra, operator dari Australia, merupakan salah satunya yang akan melakukan uji coba LTE-A pada tahun ini. Uji coba akan dilakukan di area yang trafik datanya padat. Tahun ini Telstra berinvestasi di data sekitar AUD 1,2 miliar.
Telstra rencananya akan mengkombinasikan frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz untuk uji coba LTE-A didukung oleh vendor jaringan Ericsson.
Di Korea Selatan, SK Telecom tengah mengembangkan LTE-A di frekuensi 850 MHz dan 1.800 MHz dan diharapkan komersial pada September 2013. Hingga triwulan pertama 2013 pengguna LTE di Korea Selatan mencapai 20 juta atau sekitar 37% dari total pengguna seluler.
(rou/rou)