Dahlan menjelaskan Telkom melepas kepemilikan mayoritas pada anak usahanya karena secara korporasi sudah kurang menguntungkan.
"TelkomVision 16 tahun selalu rugi. Kenapa perusahaan yang rugi terus, ya gimana?," ucap Dahlan di Hotel Hyatt Jakarta, Selasa (18/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa CT menang? Ya, saya tidak bisa maksa SCTV yang menang. Karena mereka bersaing dalam tender," tambahnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Telkom Arief Tjahja menjelaskan pihaknya melepas kepemilikan mayoritas anak usahanya tersebut karena ingin mencari mitra strategis yang tepat. CT Corp dipilih karena berpengalaman di bidang pengembangan konten pertelevisian.
"Kita sudah mengelola televisi 16 tahun, jadi sudah cukup waktu. Dan kita harus realistis bahwa dalam media itu nomor satu yang terpenting kontennya. Khusus televisi partner-nya akan lebih fokus ke konten dan Telkom akan fokus ke infrastrukturnya," tegasnya.
(ang/rou)