Kamis, 13 Des 2012 13:09 WIB

4.400 BTS Hijau Telkomsel Terbanyak di Asia

- detikInet
BTS (ari/detikfoto) BTS (ari/detikfoto)
Samarinda - Dalam memperluas infrastruktur, Telkomsel mengaku tak sekadar membangun BTS. Namun turut menerapkan teknologi ramah lingkungan lewat pengoperasian BTS 'hijau'. Sebanyak 4.400 Green BTS yang dimiliki Telkomsel bahkan diklaim sebagai yang terbanyak di Asia.

"Telkomsel serius menerapkan teknologi ramah lingkungan. Saat ini, Telkomsel memiliki Green BTS terbanyak di Asia, yakni berjumlah 4.400 BTS," kata Dirut Telkomsel Alex J Sinaga, dalam rilis yang diterima detikINET, Kamis (12/12/2012) siang WITA.

Menurut Alex, pembangunan dan pengoperasian Green BTS menyesuaikan dengan kondisi wilayah dan geografis di Indonesia. Dengan penerapan teknologi solar cell, microhydro dan fuel cell, Telkomsel tetap dapat melayani masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan dengan negara tetangga.

"Di era digital life ini, Telkomsel fokus untuk menambah dan membangun infrastruktur yang mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan akses tercepat, yang memberikan value lebih melalui teknologi terdepan dalam industri telekomunikasi," imbuhnya.

Selain itu, Telkomsel pun mengklaim telah mengimplementasikan BTS paling mutakhir dengan teknologi SDR (Software Defined Radio), berkapasitas besar namun minim, baik dalam segi ukuran maupun konsumsi energi.

"BTS ramah lingkungan ini memiliki tingkat kehandalan tinggi. Misalnya, BTS ramah lingkungan ini mampu meng-cover 95% wilayah populasi di NTB," klaim Alex.

Dalam 11 bulan terakhir hingga minggu awal Desember, Telkomsel telah membangun 11.000 BTS baru atau sekitar 1.000 BTS per bulan, dengan komposisi 50% di antaranya adalah BTS 3G. Tahun depan, rencananya akan menambah lagi 12.000 BTS, dimana 70% di antaranya adalah BTS 3G.

Total sejak beroperasi tahun 1995 lalu, Telkomsel telah membangun 54.000 BTS di seluruh Indonesia dengan 15.000 di antaranya adalah BTS 3G yang melayani 54 juta pengguna data broadband dari total 122 juta pelanggan.

Kesiapan infrastruktur ini selanjutnya bersinergi dengan terciptanya broadband city. Definisi broadband city sendiri adalah kota-kota yang sudah terlayani jaringan broadband Telkomsel dengan kecepatan akses minimal 512 kbps.

Usai menjadikan Mataram, Nusa Tenggara Barat, sebagai broadband city ke-200 baru-baru ini, Telkomsel masih akan terus memperluas akses telekomunikasi data pita lebar seluler ini hingga ke daerah-daerah terpencil, mulai dari Lhokseumawe, Aceh, hingga Sorong, Papua.

Di tahun 2014 nanti, pembangunan broadband city ini sudah akan menjangkau hingga 470 kota di Indonesia.



(ash/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed