Kasus pencurian pulsa yang marak beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi Indosat untuk lebih memperhatikan Value Added Service (VAS). Mereka berjuang memulihkan reputasi konten premium.
"Kami punya tanggung jawab bersama partner seperti Content Provider dan lain-lain untuk menumbuhkan industri ini, tentunya sesuai dengan koridor. Bersama asosiasi, kami selalu berdiskusi bagaimana caranya agar terus tumbuh namun tidak melanggar," kata Group Head Product Development and Management Indosat, Sumantri Joku Yuwono, di Jakarta, Senin (28/5/2012).
Ditambahkannya, pelanggan kini tak perlu lagi khawatir. Indosat saat ini berupaya meyakinkan para pelanggan bahwa pihaknya kini menjaga agar tidak terjadi hal yang merugikan pelanggan seperti sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lakukan edukasi bahwa konten VAS sekarang sudah lebih aman," ujarnya. Selain itu, Indosat juga punya inisiatif mengadakan white campaign yakni untuk konten-konten yang bersifat religi, edukasi dan lain-lain.
Berupaya merebut kembali hati pelanggan tersebut, Indosat telah menerapkan layanan STOP dan status yang diklaim sangat lengkap dan informatif. Pengguna bisa mengirimkan sms ke 726 untuk unregister service atau STATUS ke nomor yang sama untuk menampilkan informasi mengenai layanan yang sedang mereka pakai.
Dikatakannya, informasi yang ditampilkan ini sangat jelas meliputi tarif, periode, bagaimana berhenti berlangganan dan akses ke customer service.
"Kami juga memberlakukan double confirmation dengan notifikasi via SMS agar pengguna lebih jelas ketika mendaftar sebuah layanan," tutupnya.
(rns/fyk)