Demikian diungkapkan oleh Deputi CEO Smartfren Tbk., Djoko Tata Ibrahim saat berbincang dengan detikINET.
"Di pasaran, dari 10 ribu modem yang terjual setiap harinya, sekitar 5-6 ribu adalah produk kami," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu angka nasional. Bisa dicek langsung ke pusat-pusat penjualan. Kami yang terbanyak penjualannya," katanya pasti.
Melihat tingginya angka penjualan tersebut, wajar jika Smartfren fokuskan bisnianya ke data connection ketimbang baaic service, voice atau SMS.
"Sejak awal kita memang fokus di sini. Kita yang pertama, saat yang lain baru mau mulai, kita sudah duluan. Maka dari itu tidak salah kalau saya bilang kita leading di sini," katanya.
Tingginya permintaan pasar akan koneksi internet yang murah dan bagus, menurut Djoko bisa dipenuhi oleh pihaknya.
"Secara teknologi, kami diuntungkan karena memang teknologi CDMA awal peruntukannya untuk data. Selain itu teknologi ini murah, sehingga investasi kamui juga tidak sebesar kompetitor. Itu kenapa kami bisa memberikan harga yang murah tapi dengan kualitas yang bagus," tukasnya.
(afz/eno)