Demikian disampaikan Presiden Direktur & CEO Axis, Erik Aas, dalam diskusi roundtable bersama sejumlah media dan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono.
"Dan baru 20% yang menggunakan internet atau sepertiga dari penduduk yang sudah terkoneksi -- sekitar 55 juta," paparnya dalam diskusi di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (20/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Internet broadband jelas sangat diperlukan untuk empowering dan distribusi kesejahteraan. Sebab, 10% penetrasi broadband akan berikan peningkatan 1,38% pendapatan domestik bruto (GDP)," kata Aas.
Di Indonesia sendiri, industri telekomunikasi baru menyumbang 2% untuk GDP. Sementara di negara lain seperti Malaysia dan Bangladesh, kata Aas, sudah 4-5%.
(rou/ash)