Fujitsu, Huawei, IBM, Intratech dan Mandawani, akan memberikan support di bidang Infrastructure as a Services (IaaS). Layanan mereka nantinya akan dikembangkan ke arah Platform as a Services (PaaS) maupun Software as a Services (SaaS). Sedangkan Microsoft akan fokus ke layanan Software as a Services (SaaS).
"Latar belakangnya penyelenggaraan layanan cloud ini merupakan salah satu bentuk keseriusan XL terhadap layanan data. Kami percaya bahwa permintaan layanan data akan terus tumbuh di Indonesia," kata Direktur Teknologi, Content & New Business XL, Dian Siswarini, Jumat (9/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui internet, para pengembang ini dapat menciptakan aplikasi tanpa harus memikirkan platform yang harus disiapkan.
Layanan yang terakhir, SaaS merupakan layanan dimana pengguna tidak perlu lagi membeli lisensi dan melakukan instalasi untuk sebuah aplikasi. Layanan ini dapat dimanfaatkan langsung oleh pengguna yang melakukan pendaftaran dan akan disesuaikan dengan kebutuhan (on-demand).
Umumnya, pengguna cukup membayar biaya sesuai dengan pemakaian saja. Layanan SaaS dapat juga dinikmati oleh masyarakat umum dan tidak terbatas hanya pada pelaku bisnis.
"Peluncuran layanan cloud ini akan dilaksanakan Mei 2012. Masuknya XL pada bisnis komputasi awan ini menunjukkan bahwa XL terus melakukan inovasi bisnis baru, termasuk di data, untuk menyediakan layanan yang terbaik bagi Indonesia," pungkas Dian.
(rou/rns)