"Sejak awal terjadi bencana, kami telah mengambil langkah-langkah pengamanan maupun antisipasi terhadap infrastruktur jaringan telekomunikasi di Serang," kata
Manager Telkomsel Branch Serang, Devi Erizal, dalam keterangannya, Kamis (19/1/2012).
Menurutnya, dari sekitar 450 base transceiver station (BTS) yang melayani Serang dan sekitarnya semua berada dalam kondisi normal tanpa gangguan. Sehingga para relawan, pekerja LSM, tim penyelamat, maupun masyarakat tetap dapat berkomunikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring dengan upaya pengamanan jaringan, Telkomsel juga melakukan aksi kepedulian bagi korban berupa membuka posko peduli bencana di daerah yang tergolong paling parah yakni Desa Undar-andir, Kecamatan Kragilan. Di posko tersebut tersedia fasilitas telepon gratis, serta logistik berupa air minum, selimut, obat-obatan, mie instan dan biskuit.
"Untuk antisipasi lonjakan trafik komunikasi bila terjadi kemungkinan efek banjir yang meluas, kami juga telah siap menerapkan software half rate channel sehingga mencegah padatnya panggilan atau voice traffic jamming," paparnya lebih lanjut.
(rou/rns)