Demikian dikemukakan oleh Dani K. Ristandi, Deputy Director Custumer Solution & Sales Support Division, Huawei Indonesia, ketika berbincang santai dengan sejumlah media di Penang Bistro, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
Langkah 'pengalihan tugas' ini pun baru saja dilakukan XL Axiata. Dimana XL menunjuk Huawei sebagai partner pengelolaan jaringan telekomunikasi mereka untuk jangka waktu 7 tahun ke depan, terhitung sejak April 2012 hingga April 2019.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang dilakukan XL itu ke depannya pasti akan diikuti operator lain. Kan dengan cara ini mereka bisa lebih fokus ke bisnis yang menghasilkan uang," kata Dani.
Jadi nantinya, Huawei akan mengelola pengoperasian layanan jaringan bergerak 2G/3G XL termasuk Network Operations Center (NOC), Field of Operations (FOP), Network Performance Management (NPM) dan Spare Parts Management Service yang dimiliki oleh XL.
Nah, langkah operator yang kepemilikannya dikuasai perusahaan asal Malaysia ini ternyata bukanlah yang pertama di Indonesia.
"Sebelum XL, operator lain seperti Tri dan Axis sudah melakukannya terlebih dahulu. Sekarang tinggal operator besar lainnya saja yang belum menyusul," pungkas Dani.
(eno/ash)