"Kami dengar ada upaya dari oknum BRTI menarik Surat Edaran. Jangan main-main, yang dicuri itu uang rakyat banyak," kata Ketua Panja Pencurian Pulsa Tantowi Yahya, dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menkominfo dan BRTI, di Jakarta, Rabu (18/1/2012).
Wakil Ketua Panja Pencurian Pulsa Roy Suryo juga meminta Menkominfo Tifatul Sembiring agar tidak mengubah Surat Edaran No. 177/2011 tentang deaktivasi unreg massal SMS Premium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkominfo Tifatul menyanggah tudingan adanya oknum BRTI yang coba mengubah Surat Edaran unreg massal SMS premium tersebut.
"Tidak ada lobi-lobi untuk cabut, kecuali memang diminta Komisi I. Sebelum ada kesepakatan, kami tentu tidak akan gegabah mencabutnya," kilah Tifatul.
(rou/ash)