"Sejauh ini tidak ada yang menolak karena ada paket yang menarik, yakni paket pesangon," kata Manager Corporate Communication XL Henry Wijaya kepada detikINET, Senin (16/1/2012).
Seperti diketahui, XL baru saja menunjuk Huawei sebagai partner pengelolaan jaringan telekomunikasi mereka untuk jangka waktu 7 tahun ke depan, terhitung sejak April 2012 hingga April 2019.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karyawan yang dialihkan bagiannya Field operation dan Network operation. Kita serahkan ke pihak yang lebih ahli dan kompeten karena pengelolaanya kan disepakati dipindah ke Huawei mulai April 2012," jelas Henry.
XL juga memastikan para karyawan terpenuhi hak-haknya sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pun, XL juga menjamin, status karyawan tidak mengalami perubahan--akan tetap berstatus pegawai tetap--sedangkan untuk pegawai kontrak/outsource diharapkan terjadi perubahan status kepegawaian menjadi lebih baik.
Selain itu, XL menjanjikan untuk memberikan penghargaan masa kerja kepada karyawan sesuai dengan peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Dimana biaya penghargaan masa kerja ini sebagian besar di cadangan Perseroan di Q3 2011 dan akan dibayarkan pada waktunya menggunakan dana internal.
Huawei nantinya akan mengelola pengoperasian layanan jaringan bergerak 2G/3G XL termasuk Network Operations Center (NOC), Field of Operations (FOP), Network Performance Management (NPM) dan Spare Parts Management Service yang dimiliki oleh XL.
(rou/ash)