Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
RIM Tangkis Tudingan Ingkar Janji Server BlackBerry

RIM Tangkis Tudingan Ingkar Janji Server BlackBerry


- detikInet

Singapura - Pemerintah menganggap Research in Motion (RIM) telah melanggar janji mereka untuk menempatkan server di Indonesia. Namun vendor BlackBerry itu mengaku sudah menjalankan semua kesepakatan yang ada.

Melalui Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), pemerintah telah melakukan pertemuan dengan RIM yang diwakili oleh Jason Saunderson selaku Director Goverment Relations untuk membahas komitmen RIM membangun network aggregator.

Tapi apa daya, dalam pertemuan tersebut, RIM malah menyebutkan telah membangun di Singapura, bukan di Indonesia. Itu pun bukan network aggregator, namun hanya sekadar router. Tak pelak, ini bikin Kominfo kecewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Gregory Wade, RIM Regional Managing Director, berkilah tidak ada kesepakatan yang dilanggar.

"Kami sudah menjalankan semuanya sesuai dengan kesepakatan. Membangun service centre, sudah. Menyaring konten porno, sudah. Membuat regional network aggregator juga sudah," kata Wade.

RIM sejak awal 2011 lalu memang menjanjikan beberapa hal kepada Indonesia, selain tiga poin yang disebutkannya, RIM juga berjanji untuk membuka akses data kepada pemerintah.

"Saat ini kami sedang melakukan pembicaraan dengan Menkominfo soal akses data," jelas Wade, saat ditemui detikINET, usai DevCon Asia 2011 di Suntec Covenvention Centre, Singapura, Kamis (8/12/2011).


(rou/ash)





Hide Ads