Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno usai meresmikan Telkomsel Research and Development Facility di Gedung RDC Telkom, Gegerkalong, Bandung.
"Prinsipnya kami serahkan pada pemerintah yang menyangkut spektrum. Sebenarnya pergeseran kita anggap sebagai bagian dari penataan frekuensi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maksudnya optimum resource, sambung Sarwoto, adalah Telkomsel bakal mendapatkan alokasi blok yang bersebelahan atau berurutan serta adanya kepastian bakal mendapatkan third carrier.
"Kalau tidak berurutan itu tidak optimal. Makanya harus ditata secara keseluruhan. Refarming kanal juga bisa dilakukan," katanya.
Saat disinggung apakah Telkomsel mau bergeser, orang nomor satu di Telkomsel ini menjawab diplomatis.
"Boleh kita geser tapi ini sekali saja. Tapi sudah menuju ke arah LTE. Jangan ada geser-geseran lagi ke depannya," pungkasnya.
(afz/ash)