"SMS premium itu mencakup sekitar 7% dari total pendapatan XL. Dengan isu kemarin, memang drop meski tidak banyak, penurunannya sekitar 2% sampai 3%," tutur Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL di Menara Prima, Jakarta, Rabu (16/11/2011).
Akan tetapi Hasnul memaparkan penurunan pendapatan yang diakibatkan oleh isu SMS premium belum berdampak terlalu besar bagi pendapatan. Sebab baru terjadi menjelang akhir tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, layanan SMS premium memang masih tetap jalan setelah dilakukan unregistrasi total beberapa waktu lalu. Hanya saja ada syarat khusus seperti kemudahan unregistrasi.
"SMS premium boleh tetap jalan asalkan proses unregistrasi harus jelas dan mudah dilakukan," tambah dia.
(fyk/ash)