Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kominfo Tegaskan 'Kesetiaan' untuk Standar WiMax 16d

Kominfo Tegaskan 'Kesetiaan' untuk Standar WiMax 16d


- detikInet

Jakarta - Usaha dari sejumlah pihak untuk memuluskan langkah IEEE 802.16e sebagai standar perangkat WiMax yang digunakan di Indonesia masih belum surut. Namun sayangnya, Kementerian Kominfo tak mudah dirayu dan tetap setia dengan standar 16d.

Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto mengatakan, di awal tahun 2011 ini ada sejumlah pihak yang berkeluh kesah kepada Kominfo lantaran menemui hambatan dengan penggunaan standar WiMax 16d.

"Keluhan itu terjadi dalam sebuah seminar di awal tahun ini, dan itu kami akui. So far, sikap kami fleksibel dalam menerima masukan," ujar Gatot ditemui di Euphoria Resto, Jakarta, (6/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Gatot menegaskan, Kominfo masih setia dengan keputusannya yang terdahulu, dengan hanya mengakui IEEE 802.16d sebagai standar perangkat WiMax dari regulator telekomunikasi Tanah Air.

"Posisi Kominfo tetap. Siapapun yang memakai standar perangkat 16e itu salah, karena belum diakui regulator. Dan kita juga khawatir jika dengan mudahnya kita berpindah standar (dari 16d ke 16e-red), maka regulasi tidak akan dipenuhi," imbuhnya.

Peluang standar perangkat Wimax 16e untuk melenggang di Indonesia masih belum memiliki masa depan yang jelas. Kominfo sendiri tak mau berandai-andai.

"Kajian masih belum selesai, dan kami belum bisa memastikan kapan akan beralih ke standar perangkat WiMax 16e," Gatot menandaskan.

Seperti diketahui, teknologi WiMax yang digaungkan di Indonesia terdiri dari dua standar yang berbeda. Pertama, menggunakan 802.16d (16d) untuk Fixed atau Nomadic Wimax dengan teknik modulasi Orthogonal Frequency Division Multiplex (OFDM).Β  Kedua, 802.16e (16e) untuk Mobile Wimax.

Indonesia mengadopsi 16d dengan alasan untuk membangkitkan manufaktur dalam negeri karena penyedia perangkat global lebih banyak bermain di 16e.

Adapun perusahaan lokal yang bermain di perangkat WiMax adalah anak usaha Indonesian Tower, PT Teknologi Riset Global (TRG) dan PT Hariff Daya Tunggal.


(ash/rns)




Hide Ads