"Peluncuran HSPA+ ini menjadikan Indosat sebagai operator pertama di Asia dan kedua di dunia," kata Presiden Direktur dan CEO Indosat, Harry Sasongko, dalam keterangannya, Kamis (3/6/2010).
Dengan dirilisnya akses internet HSPA+ serta modernisasi jaringan di Jakarta dan Surabaya, kata Harry, akan membuat Indosat semakin siap untuk mengadopsi evolusi teknologi seluler dan merealisasikan layanan berbasis LTE (Long Term Evolution atau 4G) di masa mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini menunjukkan keseriusan Indosat dalam mengelola tambahan frekuensi 3G yang memang sangat dibutuhkan oleh pelanggan dan masyarakat untuk mendapatkan kapasitas lebih besar dan kecepatan lebih tinggi bagi akses broadband mereka," pungkasnya.
Di lain kesempatan, operator Telkom juga memanfaatkan akses jaringannya untuk menawarkan Bonastoco, aplikasi Enterprise Resources Planning (ERP) berbasis cloud computing untuk perusahaan skala kecil dan menengah.
Bonastoco adalah aplikasi ERP untuk memudahkan perusahaan berkomunikasi dan berbagi informasi antara staf, pelanggan, serta suplier yang meliputi modul inventory dan akunting. "Kami memasarkan aplikasi itu ke pengusaha kecil dengan harga Rp 265 ribu beserta paket internet Speedy," kata Direktur TI & Supply Telkom, Indra Utoyo.
(rou/rou)