Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Private Cluster, Memberdayakan Area Pinggiran

Private Cluster, Memberdayakan Area Pinggiran


- detikInet

Jakarta - Melalui konsep Private Cluster, operator dan para pengusaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan rural bisa sama-sama membangun industri telekomunikasi yang menguntungkan semua pihak sekaligus memberdayakan ekonomi rakyat.

"Melalui program ini, kami ingin memberikan kail, tidak langsung memberi ikan," kata Deputy Commerce Telkom Flexi Judi Achmadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/4/2010).

Private Cluster merupakan program memberdayakan area yang belum tersentuh oleh operator lain, misalnya di kawasan rural, di mana dealer pulsa skala UKM diajak bekerjasama untuk mengembangkan layanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Judi menjelaskan, dalam program ini, UKM yang bergerak di bisnis penjualan kartu perdana dan pulsa diberikan keleluasaan mengembangkan layanan Flexi dengan dukungan penuh dari pemimpin pasar jasa fixed wireless access tersebut.

"Kami memberikan dukungan pemasaran seperti pembuatan kartu perdana sesuai dengan identitas daerah, tarif khusus, dan penawaran pemasaran lainnya. Intinya, kami ingin merangsang UKM itu untuk berkompetisi," jelasnya.

Hasil dari program ini cukup mengembirakan. Tingkat okupansi dari infrastruktur yang tersedia di 126 kabupaten dengan jumlah 378 BTS meningkat tiga kali lipat setelah sebelumnya hanya berada di level 40%.

Tingkat isi ulang pulsa juga mengalami pertumbuhan 90% dari Rp 1,56 miliar menjadi sekitar Rp 3 miliar. Penjualan pun naik empat kali lipat dari 120 ribu nomor menjadi 600 ribu nomor. Hal ini berujung pendapatan di area klaster naik 45% dari Rp 1,5 miliar menjadi sekitar Rp 2,2 miliar.

"Program ini awalnya kami gelar di Purwakarta pada Desember 2009 lalu. Sekarang kami siap melanjutkannya ke daerah penyangga rural yang ada di 126 kabupaten di Sumatera, Jabar, Jateng, dan Kalimantan, yang belum terjangkau operator lain dengan memaksimalkan infrastruktur yang sudah ada," papar Judi.

Selanjutnya ia menjelaskan, dukungan lain untuk membantu pengusaha kecil adalah memberikan nomor khusus bagi pelaku usaha agar mudah berpromosi. "Kami juga sedang menggarap komunitas usaha kecil itu untuk menggunakan Flexi. Biasanya nomor khusus itu mahal, bisa mencapai Rp 250 ribu. Namun untuk UKM kita berikan harga sangat murah," katanya.

Telkom hingga akhir 2009 lalu membukukan jumlah pengguna layanan Flexi sebanyak 15,7 juta pelanggan. Hingga akhir 2010 nanti, unit bisnis yang telah dimandirikan oleh Telkom itu menargetkan sedikitnya bisa meraih tambahan pelanggan menjadi 18 juta nomor dengan bermodalkan infrastruktur lebih dari 5.500 BTS yang tersebar di 274 kota di Indonesia.

Β 
(rou/rou)







Hide Ads