Hal tersebut diungkapkan oleh Dr.rer.nat. M. Fani Cahyandito, Director Center for Management & Business Studies (LMFE) Universitas Padjajaran saat berbincang dengan detikINET, Selasa (2/2/2009).
"Kita (akademisi -red.) dipanggil Pemkot Bandung untuk mengkajinya. Mereka bingung mau seperti apa untuk menjadikan ini (BTS-red.) bisa menjadi sumber PAD," katanya, saat disambangi di LMFE Unpad, Jalan Cimandiri No 6, Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada November nanti, ditargetkan hanya ada 500 tower telekomunikasi di Kota Bandung. Angka tersebut berdasarkan Perda tentang tower yang diberlalukan oleh Pemkot di kota kembang ini.
"Selama ini pemkot hanya mendapatkan pemasukan dari perizinan pendirian BTS saja. Melihat populasi BTS yang banyak ini, mereka ingin cari peluang untuk mendapatkan pemasukan dari sini," katanya.
Β
Β
(afz/ash)