"Untuk penyediaan internet, bahkan melebihi target. Dari 17.500, kini yang terpasang mencapai 18.358 titik," ujar menteri dalam keterangannya, Selasa (5/1/2010).
Meski demikian, Nuh mengakui masih banyak sekolah di sejumlah wilayah yang masih belum kebagian akses internet. Hal ini disebabkan keterbatasan infrastruktur listrik dan jaringan komunikasi data di wilayah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekom) Depdiknas, Lilik Gani, wilayah sekolah yang masih minim akses internet ada dua, masing-masing di Papua Barat dan Maluku Utara. Menurut dia, akses bisa tersambung paling cepat pada kuartal pertama 2010.
"Kami akan melakukan percepatan-percepatan untuk dua wilayah ini, sehingga akan tercapai program penyediaan internet secara merata," kata Lilik.
Terkait program Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) untuk 2010, menurut Lilik akan menitikberatkan pada tiga program utama seperti pengembangan konten, pengembangan sumber daya manusia, dan monitoring.
"Kalau tahun-tahun sebelumnya lebih pada penyiapan infrastruktur, maka kini kami akan memperkuat sisi kontennya, selain memastikan kehandalan koneksi Jardiknas," pungkasnya.
(rou/wsh)