Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Insentif Palapa Ring Rp 1,2 Triliun

Insentif Palapa Ring Rp 1,2 Triliun


- detikInet

Jakarta - Kerap tertundanya Palapa Ring yang menghubungkan kawasan timur Indonesia lewat jaringan serat optik, membuat pemerintah harus turun tangan terlibat langsung dalam mega proyek ini.

Sekjen Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengungkap bahwa pemerintah akan mengupayakan insentif berupa subsidi agar pembangunan tulang punggung infrastruktur telekomunikasi bisa segera dilaksanakan.

"Insentifnya bisa berupa subsidi bunga, investasi, atau semacam stimulus. Besarannya mungkin sekitar Rp 1,2 triliun," tutur Basuki yang juga pelaksana tugas Dirjen Postel Depkominfo, di Jakarta, Jumat (13/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Basuki berharap proposal insentif yang diajukan Depkominfo akan mendapat persetujuan Depkeu paling lambat tahun depan. "Saya kira pihak Depkeu bisa mempertimbangkan hal ini demi saudara-saudara kita di wilayah timur Indonesia."

Palapa Ring sendiri dijadwalkan akan kick-off pada 30 November 2009 ini bersama Telkom. Setelah molor beberapa kali, Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah masih optimistis penundaan sama sekali tak mengganggu jadwal proyek keseluruhan yang ditargetkan rampung pada akhir 2010.

Telkom yang mendahului anggota konsorsium Palapa Ring lainnya--Indosat dan Bakrie Telecom--akan memulai pembangunan serat optik bawah laut sepanjang 1.041 kilometer dari Mataram sampai Kupang.

Melalui pembangunan yang dinamakan proyek Mataram Kupang Cable System itu, Telkom akan memiliki enam landing point di kota Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang.

Selain itu, Telkom juga akan membangun jaringan inland cable sepanjang 810 kilometer dengan jumlah 15 node di kota Mataram, Pringgabaya, Newmont, Taliwang, Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu, dan Kupang.

(rou/rou)




Hide Ads