Permintaan itu disampaikan Direktur Kelembagaan Internasional Ditjen Postel Ikhsan Baidirus, usai peresmian gedung satelit Palapa di Jatiluhur, Purwakarta, tJawa Barat, Jumat (14/8/2009).
Indosat berencana meluncurkan satelit Palapa D pada akhir Agustus ini di Xichang, China. Satelit senilai US$ 230 juta ini akan dimanfaatkan sebagai tulang punggung jaringan untuk mendukung layanan Indosat seperti seluler, telepon tetap, dan data tetap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berhubung mayoritas saham Indosat dimiliki Qatar Telecom--beserta afiliasinya--yang notabene perusahaan asing, kekhawatiran akan penyalahgunaan data negara menjadi salah satu isu yang mencuat. Namun, Ikhsan mengaku tidak khawatir satelit tersebut akan disalahgunakan.
"Keamanan satelit ada di tangan Indonesia. Kita yang punya kontrol. Soal bagaimana Indosat mempertanggungjawabkannya, di dalam struktur perusahaan sudah ada yang atur. Jadi, saya tidak khawatir ada bahaya penyalahgunaan," pungkasnya.
(rou/faw)