Jumat, 14 Agu 2009 18:11 WIB

Indosat Harus Jamin Rahasia Negara

- detikInet
Jakarta - Pemerintah Indonesia meski mengaku tidak terlalu khawatir, namun tetap meminta Indosat menjamin keamanan dan kerahasiaan data negara yang trafiknya disalurkan lewat satelit Palapa D.

Permintaan itu disampaikan Direktur Kelembagaan Internasional Ditjen Postel Ikhsan Baidirus, usai peresmian gedung satelit Palapa di Jatiluhur, Purwakarta, tJawa Barat, Jumat (14/8/2009).

Indosat berencana meluncurkan satelit Palapa D pada akhir Agustus ini di Xichang, China. Satelit senilai US$ 230 juta ini akan dimanfaatkan sebagai tulang punggung jaringan untuk mendukung layanan Indosat seperti seluler, telepon tetap, dan data tetap.

Selain untuk layanan sendiri, transponder satelit Indosat juga akan disewakan pada perusahaan lain, baik domestik dan mancanegera. Penggunaan akses satelit tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk menyalurkan trafik data yang mengandung kerahasiaan negara.

Berhubung mayoritas saham Indosat dimiliki Qatar Telecom--beserta afiliasinya--yang notabene perusahaan asing, kekhawatiran akan penyalahgunaan data negara menjadi salah satu isu yang mencuat. Namun, Ikhsan mengaku tidak khawatir satelit tersebut akan disalahgunakan.

"Keamanan satelit ada di tangan Indonesia. Kita yang punya kontrol. Soal bagaimana Indosat mempertanggungjawabkannya, di dalam struktur perusahaan sudah ada yang atur. Jadi, saya tidak khawatir ada bahaya penyalahgunaan," pungkasnya.



(rou/faw)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed