Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto menjelaskan, tujuan dari larangan itu tak lain agar jalur telekomunikasi selama pesta demokrasi bisa berjalan lancar tanpa masalah gangguan jaringan.
"Tanpa perlu dipaksa, justru para operator yang memulai inisiatif ini sendiri dengan menanyakan kepada kami, mengapa mereka belum mendapat larangan semacam itu agar komunikasi pilpres lancar," terangnya kepada detikINET, Kamis (9/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga meminta operator untuk menunda uji coba layanan komersial sampai pilpres berakhir. Hasilnya, jaringan telekomunikasi sejauh ini cukup aman dari gangguan lonjakan trafik," pungkasnya.
(rou/faw)