Di tengah himpitan krisis ekonomi, kalangan TI berusaha fokus pada jaringan yang menjanjikan efisiensi, responsif, serta profit. Namun, masalahnya, banyak perusahaan yang tidak memaksimalkan efisiensi operasional jaringan mereka.
Beberapa perusahaan menggabungkan asetnya dan bergeser ke infrastruktur dengan performa yang lebih tinggi, namun hal ini tidak cukup. Untuk memastikan bahwa perusahaan memaksimalkan efisiensi TI-nya, sebuah studi yang digelar Forrester Consulting untuk kepentingan Juniper Network merekomendasikan arsitektur jaringan sebagai platform strategis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal ini Forrester merekomendasikan tiga tahap, yakni:
1. Membangun bisnis yang berfokus pada masalah teknis dan keuangan. Jangan hanya berfokus pada capital expenditure (capex) tapi juga pada operational expenditure (opex). Pilih vendor dengan sistem operasi jaringan yang tepat, yang mampu memangkas biaya operasional.
2. Standardisasi jaringan yang digunakan.
3. Gunakan single OS jaringan yang mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Kembangkan penggunaan server, storage virtual. Kembangkan aplikasi baru dan layanan yang mendukung.
"Dari hasil studi yang dilakukan Forrester, dijumpai bahwa perusahaan yang menggunakan OS JUNOS, switch dan router Juniper, mampu memangkas 40 persen biaya untuk operasional jaringan," klaim Adam Judd, SVP Juniper Network Asia Pasifik dalam acara Juniper Partner Summit, di Kinabalu, Malaysia.
JUNOS merupakan software sistem operasi jaringan yang digunakan untuk mengoperasikan switch dan router Juniper Network.
(faw/rou)