Hal itu dikatakan Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto kepada detikINET, di sela talkshow internet sehat yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Kamis (11/6/2009). Menurut Gatot, informasi itu didapatnya setelah menerima Atase Perdagangan Kanada pada Senin (8/6/2009) lalu.
Dituturkannya, pemerintah Kanada sangat perhatian dengan nasib RIM yang jajaran produknya sudah banyak yang menjadi santapan pasar gelap, termasuk di Indonesia. "Ya tapi kita juga gak bisa menutupi mengenai keadaan tersebut," ujar Gatot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Depkominfo tentu tak hanya ingin mendengar keluhan dari negara asal BlackBerry tersebut. Gatot pun menegaskan sikap pemerintah yang terus menagih komitmen RIM untuk menyediakan layanan purna jual yang memadai di Indonesia.
Hal ini juga akan kembali dibahas ketika pihak RIM akan bertemu secara langsung dengan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Depkominfo pada Senin (15/6/2009) mendatang.
(ash/wsh)