Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
BlackBerry BM Marak di Indonesia, Kanada Ikut Risih

BlackBerry BM Marak di Indonesia, Kanada Ikut Risih


- detikInet

Jakarta - Maraknya BlackBerry black market (BM) ternyata tak hanya mengundang kekhawatiran dari sang produsen Research in Motion. Pemerintah Kanada -- negara asal RIM -- pun risih.

Hal itu dikatakan Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo Gatot S. Dewa Broto kepada detikINET, di sela talkshow internet sehat yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Kamis (11/6/2009). Menurut Gatot, informasi itu didapatnya setelah menerima Atase Perdagangan Kanada pada Senin (8/6/2009) lalu.

Dituturkannya, pemerintah Kanada sangat perhatian dengan nasib RIM yang jajaran produknya sudah banyak yang menjadi santapan pasar gelap, termasuk di Indonesia. "Ya tapi kita juga gak bisa menutupi mengenai keadaan tersebut," ujar Gatot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Gatot, pertemuan tersebut juga untuk mengklarifikasi kabar burung yang mengatakan bahwa pemerintah menstop masuknya BlackBerry di Indonesia. "Kabar itu (penyetopan) juga membuat mereka panik. Padahal yang sebenarnya, kalau belum ada sertifikasinya ya tidak boleh diedarkan di sini," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Depkominfo tentu tak hanya ingin mendengar keluhan dari negara asal BlackBerry tersebut. Gatot pun menegaskan sikap pemerintah yang terus menagih komitmen RIM untuk menyediakan layanan purna jual yang memadai di Indonesia.

Hal ini juga akan kembali dibahas ketika pihak RIM akan bertemu secara langsung dengan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Depkominfo pada Senin (15/6/2009) mendatang.
(ash/wsh)





Hide Ads