Kepastian kesepakatan tersebut diutarakan oleh Tom Alamas Dinharsa, Head of VAS & Business Development Smart Telecom, di sela peluncuran layanan baru mereka yang berlangsung di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu (20/5/2009).
Entah bagaimana isi kesepakatan kedua belah pihak tersebut. Sebab setelah berkali-kali didesak wartawan, Tom memilih untuk bungkam.
Β
"Nanti lah tunggu saja, yang penting kita (Smart-RIM) sudah bersepakat," ujarnya singkat seraya menghindari cecaran pencari berita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber detikINET mengatakan bahwa Axis mengambil full services secara direct ke RIM dan akan dipatok untuk memasarkan perangkat BlackBerry sedikitnya 10.000 unit dalam setahun. Sementara Smart, yang mengambil fast track, dalam setahun dibolehkan menjual 2500 unit.
"Secepatnya nanti akan kita umumkan," pungkas Tom. (ash/faw)