"Untuk saat ini belum," ujar Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, kepada detikINET, Selasa (14/4/2009).
Β
"Kita akan siapkan support saja berupa tower, backbone, dan link ke luar negeri bagi yangΒ berminat gunakan jaringan XL dengan deal bisnis biasa," lanjut dia.
Menurut pria asal Minang ini, layanan BWA yang notabene dianggap sebagai jaringan tetap lokal, tidak sejalan dengan roadmap jaringan seluler bergerak yang diemban XL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun mayoritas sahamnya dikuasai asing, sebenarnya XL memiliki kesempatan untuk ikut tender BWA dengan membentuk perusahaan konsorsium. Hal ini mungkin terjadi karena Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) tengah merevisi salah satu diktum Kepmenkominfo No.4/2009 tentang kriteria calon peserta seleksi tender BWA.
Diungkapkan Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto bahwa tidak menutup kemungkinan seandainya ada perkawinan antara perusahaan asing dengan lokal, asalkan keduanya memiliki izin penyelenggara jasa atau jaringan telekomunikasi. (rou/faw)