Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Harga Pita 3G Cuma Secuil Pendapatan Telkomsel

Harga Pita 3G Cuma Secuil Pendapatan Telkomsel


- detikInet

Jakarta - Bagi Telkomsel, yang setiap hari memperoleh pendapatan Rp 80 miliar dari pelanggan prabayarnya, mengeluarkan Rp 160 miliar untuk tambahan frekuensi 3G tentu bukan suatu masalah.

Hal ini ditegaskan Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno. Komisaris Utama Telkomsel, Rinaldi Firmansyah, yang juga Direktur Utama Telkom, menilai biaya tambahan second carrier 5 MHz ini terbilang murah.

"Harga 160 miliar rupiah itu kecil, tidak sampai satu persen dari revenue Telkomsel yang mencapai triliunan rupiah," sahut Rinaldi saat dimintai komentar soal biaya frekuensi yang dinilai terlalu mahal oleh operator lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ia mulanya mengaku tak tahu soal penetapan harga tambahan frekuensi ini, namun Rinaldi tetap melindungi putusan yang telah diambil oleh Telkomsel. "Akhir tahun nanti akan kami minta pertanggungjawabannya," tegasnya saat ditemui di gedung Telkom, baru-baru ini.

Telkomsel sendiri mengakui, niatnya menawar harga Rp 160 miliar untuk tambahan frekuensi ini tak lain demi mengakuisisi seluruh pelanggan 3G di Tanah Air."Kami memang inginnya semua pengguna 3G pindah ke Telkomsel," tandas Sarwoto.

Menurutnya, harga Rp 160 miliar yang diajukan Telkomsel telah melalui uji feasibility dan sudah sesuai kajian business plan. "Harga yang kami ajukan tidak mahal, yang penting layak atau tidak. Jadi, mahal itu relatif."

Β 

(rou/rou)




Hide Ads