Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan demikian karena pihaknya juga akan mengalokasikan blok penomoran untuk broadband wireless access (BWA) tersebut.
"Sayangnya kami belum boleh mengungkap berapa blok nomor yang dialokasikan," jelasnya kepada detikINET, Rabu (18/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau tidak ada alokasi penomoran, ini artinya pemerintah mengebiri kemampuan Wimax sesungguhnya," ujarnya.
Mas Wig juga berpendapat, alokasi nomor yang perlu disediakan untuk akses pita lebar ini sedikitnya satu juta nomor.
"Jika masalahnya ada pada keterbatasan nomor, saya rasa ini saatnya pemerintah menerapkan kebijakan number portability," ia menandaskan.
(rou/ash)