Hal ini dikatakan Associate Director Powertel Temi Efendi seusai acara jumpa pers ICD-WIEF di Hotal Ritz Carlton , Jakarta, Selasa (3/3/2009). "Fase pertama, sepanjang 850 Kilometer diharapkan akan selesai pada bulan Agustus ini," ujarnya.
Dalam fase tersebut, lanjut Temi, Islamic Corporation for Development of the Private Sector (ICD) telah mencairkan dana sekitar US$ 13 juta, sedangkan dana yang dibutuhkan Powertel untuk proyek fase pertama ini kurang lebih US$ 30 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temi mengatakan fase pertama proyek ini meliputi jaringan fiber di Jakarta, Cikampek, Semarang, Jogja dan Solo. Sementara fase kedua, mencakup Bojonegoro, Semarang dan Jogja.
"Untuk fase kedua membutuhkan dana sekitar US$ 50 juta sampai US$ 70 juta, dan akan dimulai akhir bulan Agustus," tambahnya.
Dana yang dibutuhkan untuk proyek fiber optik di seluruh pulau Jawa sendiri mencapai US$ 80 -100 juta dan mencakup 3644 kilometer, pungkas Temi.
(dru/ash)