Akses internet 3G menggunakan modem datacard kabarnya sulit diakses. Pelanggan yang kadung kecewa pun langsung mengumbar kekesalannya melalui mailing list, blog, serta situs jejaring sosial.
"Kalau memang frekuensinya kurang, kenapa tetap gencar jualan? Ini sama saja seperti naik kereta kelas eksekutif bisnis tapi ditempatkan dan dilayani bak kelas ekonomi," demikian Arifin, salah satu pengguna Telkomsel, kepada detikINET, Senin (23/2/2009).
Kecaman pedas juga datang dari Dina, pengguna 3G dari IndosatM2. Dina, seorang dosen, yang menggunakan akses berbasis volume based itu harus membayar lebih dari Rp 500 ribu tiap bulannya karena memilih paket layanan pascabayar.
"Awalnya saya memilih paket yang agak mahal, karena saya mementingkan kualitas, sebagaimana yang dijanjikan oleh mereka (IndosatM2 - Red.). Ternyata kini, boro-boro mau buka YouTube untuk men-download materi kuliah. Untuk membuka layanan blog lokal saja lebih sering lambatnya," sesalnya.
Mengapa tidak berganti saja layanannya? "Ya itu dia, saya sudah memilih paket yang diikat dengan kartu kredit saya selama satu tahun. Tidak mudah memutuskannya begitu saja. Lagi pula, apakah layanan dari operator lain bisa dijamin tidak seburuk yang saya pakai ini?" tanyanya ragu.
Punya keluhan serupa, kenapa tak ikut bersuara? Kirim segera email keluhan Anda ke redaksi@detikinet.com.
(rou/wsh)