Dikatakan Eddy Kurnia, Vice President Public and Marketing Communication PT
Telkom, usai peluncuran FlexiConference di di Ruang Aula, lantai VIII, Gedung
Telkom Divre III Jabar, Jalan Japati, Jumat (20/2/2009) sore. Telkom berani
mematok pertumbuhan pelanggan yang tinggi pada tahun ini.
"Memang saat ini broadband yang menjadi penyumbang revenue terbesar bagi kami. Dan potensi pelanggan masih sangat besar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
bulan. Jumlah ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Speedy yang rata-rata
belanja pelanggan mencapai Rp 270 ribu per bulan. Total pelanggan Speedy pada akhir tahun lalu mencapai 1,1 juta.
Di tempat yang sama, Direktur Kostumer PT Telkom I Nyoman G Wiryana mengatakan pada saat ini Telkom melihat layanan broadband menjadi bisnis masa depan operator telekomunikasi.
Dia menjelaskan meskipun demikian, pendapatan utama saat ini masih berasal dari layanan berbasis suara, namun gejala peningkatan pendapatan internet sudah tampak terlihat.
"Faktanya pendapatan terbesar kami masih dari voice, khususnya layanan suara Flexi. Namun kami sepakat nanti akan beralih ke data, sehingga kami antisipasi itu melalui layanan Speedy," katanya.
(afz/fyk)