Demikian diyakini Menkominfo M. Nuh ketika menggelar jumpa pers dadakan sore ini, Jumat (10/10/2008), bersama pihak Bappenas, para ekonom dan pelaku industri, di Departemen Kominfo, Jalan Merdeka Barat, Jakarta.
"Kalau cuma 3-6 bulan, belum berasa ke USO. Kecuali kalau krisis terus berkepanjangan," kata Nuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke soal USO, pada pertengahan Oktober 2008 ini pemerintah akan kembali menggelar tender untuk pengadaan akses telekomunikasi bagi puluhan ribu desa di seluruh wilayah Indonesia.
USO merupakan program pemerintah memberikan fasilitas telekomunikasi bagi 38 ribu desa terpencil yang dibagi dalam 11 blok di seluruh Indonesia. Proses tender senilai Rp 1,162 triliun ini telah dilakukan pada akhir 2007 lalu.
Namun, karena alasan tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan teknis, maka pemerintah memutuskan tidak ada pemenang dan berjanji akan melakukan tender ulang. Keputusan tersebut sempat diprotes keras oleh salah satu peserta tender dan sempat diperkarakan di pengadian.
Selain mendapat proyek membangun infrastruktur telepon di pedesaan, pemenang dari tender USO juga akan mendapatkan insentif berupa pemanfaatan spektrum frekuensi 2,3 GHz untuk teknologi Broadband Wireless Access (BWA), izin penyelenggara Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ), dan Internet Teleponi untuk Keperluan Publik (ITKP).
(rou/rou)