Kabag Humas Ditjen Postel Gatot S. Dewa Broto mengatakan, hal itu paling tidak jika dibandingkan dengan kondisi serupa yang berlangsung pada tahun lalu. Meski begitu, Ditjen Postel tetap menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh penyelenggara telekomunikasi atas upayanya tersebut.
"Kondisi tersebut terlihat dari cepatnya penyampaian kiriman SMS baik secara broadcast (yaitu pengiriman SMS ke beberapa MS sekaligus secara simultan dalam jumlah destinasi yang massif atau banyak dalam waktu yang bersamaan) maupun secara point to point (yaitu pengiriman SMS hanya dari satu MS ke satu atau lebih MS tertentu lainnya dalam waktu yang berbeda), yang rata-rata kurang dari 3 menit," jelasnya dalam keterangan tertulis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, pada momen tersebut juga dikatakan lebih baik daripada kondisi beberapa minggu menjelang Lebaran ketika kekecewaan publik sudah cukup tinggi. Sehingga, kala itu, ada kekhawatiran dari para pengguna layanan yang tidak yakin akan layanan telekomunikasi yang digunakannya, mengingat sebelum ini tingkat kegagalan panggilnya cukup tinggi.
Mau ngobrolin para operator telekomunikasi di tanah air? Masuk saja ke detikINET Forum.
(ash/dwn)