detikINET kutip dari Telegraph, Rabu (27/8/2008), data-data personal itu meliputi nama lengkap, alamat, nomor telepon, nomor rekenening, nomor kartu kredit, tanda tangan, serta data penting lainnya.
Mulanya, data personal para nasabah bank itu ditemukan secara tak sengaja oleh seorang manager TI yang membeli sebuah hard drive komputer bekas di situs lelang online eBay. Hard drive yang tak disebutkan besar kapasitasnya itu dibelinya dari eBay seharga 35 poundsterling atau sekitar Rp 580 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hal yang asing lagi jika departemen pemerintah sering kehilangan informasi rahasia. Karena, sejak 2001 silam telah hilang lebih dari 3.200 laptop dan ponsel berisi data sensitif yang ikut raib.
Kementerian Pertahanan Inggris juga pernah kehilangan 994 laptop, delapan ponsel, dan 12 komputer genggam palmtop. Piranti yang raib tersebut menyimpan informasi sangat rahasia. Keteledoran lembaga pemerintahan ini disesalkan oleh banyak pihak.
Hmm, kayaknya di Indonesia juga sering, deh...
Mau tahu info terhangat soal dunia maya bawah tanah? Tengok langsung saja di detikINET Forum! (rou/rou)