Seperti dilansir oleh Trend Micro, perusahaan yang menangani masalah keamanan internet, situs jejaring sosial dapat menjadi sebuah ancaman keamanan tidak hanya bagi pengguna tetapi juga bagi jaringan perusahaan.
Hal ini disebabkan karena banyak karyawan yang mengakses situs jejaring sosial dari tempat kerjanya, menggunakan PC dan koneksi internet perusahaan. Padahal, situs jejaring sosial ini sering dimanfaatkan oleh para dedemit maya yang ingin
menyebarkan program jahat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alih-alih mendistribusikan program berbahaya melalui e-mail attachment, program jahat tersebut disusupkan ke dalam link web 2.0, itulah mengapa banyak program jahat yang bertebaran di situs jejaring sosial," imbuhnya seperti dikutip detikINET dari softpedia, Kamis (17/7/2008).
Sementara itu dari sebuah penelitian Trend Micro yang melibatkan 1600 responden dari empat negara, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang, terungkap bahwa jumlah orang yang mengunjungi situs jejaring sosial dari tempat kerjanya melonjak 4 persen dari tahun lalu.
Dari hasil penelitian di negara-negara barat, yang diwakili Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman, situs jejaring sosial lebih sering dikunjungi oleh para karyawan perusahaan besar. Sebagai contoh di Inggris, persentasenya naik dari 11 persen menjadi 27 persen, sementara di Jerman naik dari 9 persen ke 13 persen.
Sementara di negara Asia, yang diwakili Jepang, karyawan yang sering mengunjungi situs jejaring sosial berasal dari perusahaan yang lebih kecil.
Ngobrol seru tentang internet? Langsung saja ke detikINET Forum!
(faw/ash)