Adalah Niels Provos, pakar keamanan internet di Google yang menyatakan hal tersebut dalam blog resmi Google mengenai keamanan internet. Ia memaparkan, sejak Google mulai melacak keberadaan situs yang mengandung program jahat, telah didapati 3 juta URL jahat di lebih dari 180.000 website.
Provos bersama koleganya di Google juga membuat riset berjudul 'All Your IFRAMEs Point to Us'. Laporan ini mendeskripsikan makin tingginya ekploitasi celah keamanan di browser internet. Tujuan eksploitasi ini adalah untuk meluncurkan program jahat secara otomatis, begitu pengunjung masuk ke situs tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mayoritas iklan web masa kini didistribusikan oleh pihak ketiga yang tak terjamin keamanannya. Karenanya, meskipun situs tidak mengandung program jahat, konten iklan justru bisa jadi sumbernya," ungkap laporan tersebut seperti dikutip detikINET dari TechWeb, Kamis (14/2/2008).
Disebutkan, keberadaan sistem sindikasi iklan berkontribusi besar terhadap permasalahan ini. Pasalnya, sulit mengawasi keamanan konten dari program jahat dengan sistem semacam itu. (fyk/wsh)