Israel -
Barangkali jengah dengan kebijakan Israel yang semena-mena atas Palestina, para hacker pro Palestina pun menggempur situs-situs Israel. Setelah investigasi selama satu setengah tahun, kepolisian Israel mengungkapkan telah menahan salah satu tersangkanya, yaitu seorang hacker remaja Israel keturunan Arab.
Remaja usia 17 tahun ini memimpin sebuah jaringan hacker dari Arab Saudi, Lebanon dan Turki yang menggempur situs Israel sehingga menyebabkan kerugian cukup besar. Situs milik partai besar Israel, yaitu Partai Likud adalah salah satu korbannya.
Polisi percaya bahwa ada warga Israel pro-Palestina lainnya yang terlibat. Seperti dikutip
detikINET dari JerusalemPost, Rabu (2/1/2008), masalah yang disebut sebagai 'teror internet' ini memang cukup meresahkan Israel. Tahun lalu saja, hacker yang pro Palestina membajak sekitar 700 domain milik Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs yang disusupi termasuk situs bank, pengobatan ataupun produsen mobil. Salah satu pesan hacker yang sering tertera dalam situs korban adalah: 'Hacked by Team-Evil Arab Hackers u KILL Palestin people we KILL Israel servers' (' Dibajak oleh tim Hacker Arab, kamu membunuh orang Palestina, kami membunuh server Israel-red)
(fyk/fyk)