Seperti dikutip detikINET dari VNunet, Minggu (23/12/2007), Trojan tersebut akan menginfeksi file host komputer korban. Menurut BitDefender, browser dari komputer yang telah terinfeksi kemudian akan mengakses iklan dari server yang berbeda, tidak dari Google.
"Hal ini adalah sesuatu yang serius. Pengguna terkena efek karena iklan atau link situs mungkin tercemar program jahat. Demikian juga bagi Webmaster karena Trojan ini akan menurunkan jumlah pengakses situs yang mungkin jadi sumber pendapatan mereka," tutur Attila Balasz, analis virus dari BitDefender.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, pihak Google sendiri telah bertindak dengan membatalkan akun konsumen yang mengandung iklan menuju situs berbahaya tersebut.
(fyk/rou)