Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Hacker Temukan Celah Kloning Paspor Biometrik

Hacker Temukan Celah Kloning Paspor Biometrik


- detikInet

Jakarta - Paspor biometrik yang menggunakan teknologi tinggi dan habiskan miliaran dolar dalam proyeknya ternyata tak seaman yang dikira. Seorang hacker berhasil menjebolnya.Paspor biometrik atau e-Passport diketahui memiliki halaman polikarbonat yang terintegrasi dengan chip nirkontak (contactless). Di dalam microchip itu terdapat data yang merupakan sidik jari, scanning wajah serta pola mata dari setiap pemiliknya.Pakar keamanan, Lukas Grunwald, Konsultan untuk German Security telah menemukan metode untuk melakukan kloning informasi yang telah tersimpan dalam microchip.Menurutnya, sangat mudah untuk menduplikasi data tersebut dan melakukan kloning terhadap data yang ada kedalam chip kosong dan membuat paspor palsu."Menurut saya, biometrik paspor ini adalah pemborosan uang yang luar biasa dan sama sekali tidak meningkatkan keamanan," jelas Grunwald disela konferensi keamanan Defcon di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), kepada Wired yang dikutip detikINET, Selasa (08/08/2006).Inggris yang sudah mengimplementasikan e-passport sejak Maret 2006 lalu diketahui telah menghabiskan US$1 miliar untuk menjalankan proyek itu.Sementara AS, Singapura dan Australia juga tengah melakukan adaptasi dalam mengimplementasikan e-Passport di negaranya.Dalam menemukan celah ini, Grunwald mengaku dirinya hanya membutuhkan waktu 2 minggu saja. Ia juga menjelaskan bahwa metode mengkloning ini menghabiskan dana hanya sebesar US$200.Walau data yang terdapat pada chip di paspor biometrik itu belum di enkripsi, namun untuk merubah data yang dikloning tanpa pemberitahuan ke pihak yang berwajib masih belum bisa dilakukan. (amz) (annisa/)





Hide Ads