Photoshop Bajakan Sebar Malware Berbahaya, Bisa Bajak Webcam

Photoshop Bajakan Sebar Malware Berbahaya, Bisa Bajak Webcam

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 12 Jun 2021 12:10 WIB
Ilustrasi malware
Foto: Dok. NordLocker
Jakarta -

Anda pengguna software bajakan? Hati-hati, jutaan PC di dunia saat ini terinfeksi trojan yang sejauh ini sudah mencuri data korban mencapai 1TB, termasuk alamat email, informasi login, dokumen, dan bahkan foto korbannya lewat webcam.

Dalam laporan NordLocker, mereka baru-baru ini menemukan kumpulan data curian itu secara tidak sengaja di sebuah penyedia layanan cloud. Data tersebut kemudian dianalisis bersama perusahaan pihak ketiga yang spesialisasinya adalah soal kebocoran data.

NordLocker sendiri adalah penyedia layanan enkripsi end to end yang ada di bawah payung Nord, yang punya bermacam layanan. Salah satunya adalah NordVPN.

Dari analisis tersebut ditunjukkan kalau ada 3,2 juta komputer berbasis Windows terinfeksi malware tersebut. Dari situ ada file berukuran total 1,2TB yang berisikan bermacam data yang dicuri antara tahun 2018 sampai 2020. Ngerinya, ada 2 miliar cookies dalam data tersebut, dan 22%-nya masih aktif saat ditemukan.

Lalu ada juga 1,1 juta alamat email, 26 juta informasi login, 6 juta file dari folder Desktop dan Download, sekitar 900 ribu foto, 600 ribu file Word, dan 3 juta file text, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Sabtu (12/6/2021).

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah malware itu bisa merekam foto korban jika perangkatnya itu punya webcam. Lalu foto tersebut bisa ditempeli data perangkat yang dipakainya agar lebih mudah dicari.

Nah, malware dan trojan tanpa nama ini menyebar melalui bermacam aplikasi bajakan, salah satunya Adobe Photoshop dan berbagai game bajakan. Malwarenya sendiri ternyata bisa dengan mudah dibeli di dark web dengan harga mulai dari USD 100 saja. Pembelinya pun bisa memesan malware sesuai keinginannya.



Simak Video "Fantastis! Misi Lucy NASA Jelajahi Asteroid Senilai Rp 13,9 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)