Muslim Pro Bantah Jual Data Pengguna ke Militer AS

Muslim Pro Bantah Jual Data Pengguna ke Militer AS

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 18 Nov 2020 14:44 WIB
Muslim Pro
Muslim Pro Bantah Jual Data Pengguna ke Militer AS (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Sempat bikin geger karena diduga menjual data lokasi puluhan juta umat Islam di seluruh dunia ke Militer AS, aplikasi Muslim Pro pun buka suara.

Dengan tegas, Muslim Pro menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar. Muslim Pro telah berkomitmen untuk melindungi data privasi para penggunanya.

"Laporan media yang beredar bahwa Muslim Pro telah menjual data pribadi penggunanya ke Militer AS. Ini SALAH dan TIDAK BENAR," begitu pernyataan terjemahan Muslim Pro di website miliknya, Rabu (18/11/2020).

"Muslim Pro berkomitmen untuk melindungi dan mengamankan privasi pengguna kami. Ini adalah masalah yang kami tangani dengan sangat serius," ucapnya menambahkan.

Aplikasi Muslim Pro lalu mengklaim bahwa pihaknya menerapkan aturan sesuai standar industri dan mengambil langkah-langkah dengan menggunakan teknologi yang bisa menjaga data layanannya aman.

Selain itu, aplikasi yang menyediakan waktu shalat, Al-Qur'an, dan juga penunjuk kiblat itu, mengaku terbuka dan transparan apabila berbicara informasi pribadi yang dikumpulkannya.

"Juga untuk dicatat, bahwa selain bagian Komunitas kami, setiap fitur dari aplikasi Muslim Pro tersedia tanpa mendaftar atau masuk. Hal ini berkontribusi pada anonimitas data yang kami kumpulkan dan proses," tutur Muslim Pro.

Muslim Pro juga memutuskan untuk menghentikan kemitraan dengan semua partner data, begitu juga dengan X-Mode yang akan berlaku nantinya.

"Kami mohon maaf kepada semua pengguna kami atas kekhawatiran bahwa laporan ini telah menyebabkannya dan kami dapat mengonfirmasi bahwa data Anda aman bersama kami," pungkasnya.

Aplikasi Muslim Pro diketahui telah menjangkau hampir 100 juta pengguna di lebih dari 216 negara seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.



Simak Video "Militer AS Beli Data Lokasi Pengguna dari Aplikasi Muslim Pro"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)