Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Karyawan Riskan Bocorkan Rahasia Perusahaan

Karyawan Riskan Bocorkan Rahasia Perusahaan


- detikInet

Jakarta - Karyawan belum tentu mau menutup mulut terkait rahasia penting perusahaan-nya. Menurut survei, satu dari 20 orang karyawan mengirimkan rahasia penting itu ke pihak ketiga lewat media e-mail. Hal itu diungkap perusahaan periset pasar Radicati Group.Radicati membuat sebuah penelitian dengan tema "Kebiasaan Pengguna Email Korporat". Dari hasil penelitian itu, didapat seperempat di antara mereka (karyawan yang disurvei) telah mem-forward e-mail korporat ke account pribadi mereka untuk dipakai di kemudian hari. Dan hampir dua pertiga diantaranya memakai e-mail pribadi mereka untuk bisnis perusahaan.Menurut Presiden Radicati Group, Sara Radicati, enam persen karyawan membocorkan intellectual property alias data rahasia perusahaan. Enam persen sepertinya angka yang kecil. Tetapi dari 10.000 karyawan, berarti ada 600 orang yang membocorkan rahasia tersebut. Jumlah ini tidak bisa dibilang sedikit. "Hanya satu e-mail yang membocorkan rahasia perdagangan penting untuk melumpuhkan strategi perusahaan bersangkutan," tutur Sara seperti dilansir detikinet dari vnunet Selasa (13/12/2005).Perusahaan seharusnya mengawasi ketat karyawan-nya dalam hal kebijakan email resmi. Tidak itu saja, perusahaan juga harus membuat teknologi pengawasan dan filtering untuk memblokir e-mail rahasia atau e-mail penting sebelum karyawan meninggalkan jaringan koporat, serta melaporkan pelanggaran.Dari perusahaan yang disurvei, hanya 22 persen yang memiliki kebijakan untuk mengawasi e-mail yang keluar. Dan hanya setengah-nya yang memiliki kebijakan internal penggunaan e-mail.Survei tersebut juga menyoroti masalah e-mail 'makian' yang makin meningkat. Terungkap tujuh dari 10 orang responden mengaku mereka telah menerima e-mail seperti itu, dan 42 persen di antara e-mail itu berasal dari dalam perusahaan. (ien/)






Hide Ads