Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Agar Mudah Dikenali, Worm Diberi Kode Unik

Agar Mudah Dikenali, Worm Diberi Kode Unik


- detikInet

Jakarta - "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet." Pujangga Inggris William Shakespeare boleh saja mengecilkan arti sebuah nama. Mawar, kata Shakespeare, tetap akan harum meski namanya berbeda. Namun bagi perusahaan antivirus, nama agaknya menjadi penting. Buktinya hampir setiap perusahaan antivirus punya nama yang berbeda bagi virus atau program jahat (malware) lainnya yang muncul. Contohnya worm bernama Zotob.F (versi Computer Associates, Symantec, Sophos, dan Trend Micro) yang disebut juga Bozori.B (versi F-Secure, McAfee, dan Kaspersky). Itu baru nama generiknya, nama formalnya lebih bervariasi. Untuk 'binatang' yang sama F-Secure menyebut Bozori.B, tapi Kaspersky menamainya Net-Worm.Win32.Bozori.b. Untuk itu timbul inisiatif nomor kode unik. Nomor kode diharapkan bisa menyeragamkan sebutan bagi malware sehingga menghindari kebingungan. Sebagai contoh, Zotob. alias Bozori.B itu diberi kode seragam CME-15.Inisiatif itu dilakukan lembaga nirlaba Common Malware Enumeration (CME) yang dimotori oleh U.S. Computer Emergency and Response Team (US.CERT). Termasuk penyokong CME adalah perusahaan antivirus seperti McAfee, Symantec, Trend Micro, Microsoft dan Computer Associates. Demikian seperti dikutip detikinet dari CNET News Kamis (6/10/2005).Organisasi nirlaba Mitre bertugas mengawasi prakarsa CME. Dalam pernyataannya Mitre berharap insiatif CME akan bisa diterima semua pihak. Meski sebelum ini industri antivirus selalu nampak enggan memberi satu nama generik bagi Malware. (wicak/)




Hide Ads
LIVE