Jumat, 12 Okt 2018 18:47 WIB

Avast 2019 Pakai AI untuk Deteksi Phishing

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Dok. Avast Foto: Dok. Avast
Jakarta - Avast meluncurkan antivirus terbarunya, yaitu Avast 2019. Dalam versi baru ini, Avast memberikan perlindungan phishing berbasis Artificial Intelligence (AI), perlindungan privasi, dan memastikan tidak adanya gangguan saat menggunakan mode layar penuh.

Peningkatan Pendeteksian Ancaman

Dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI), Avast 2019 memastikan pendeteksian situs web phishing yang lebih baik, yang secara otomatis memeriksa URL situs untuk token mencurigakan, informasi meta domain, dan memeriksa aspek visual situs. Teknologi unik ini memungkinkan Avast untuk mengenali situs phishing baru dalam waktu kurang dari sepuluh detik, melindungi pengguna Avast di semua platform dari korban penipuan akibat phishing maupun email penipuan lainnya.

Mode Bebas Gangguan

Mode Bebas Gangguan yang baru dikembangkan oleh Avast ini dapat menghilangkan pemberitahuan/alert dari aplikasi pihak ketiga seperti Windows, email, chat dan notifikasi browser saat pengguna menggunakan aplikasi dengan mode layar penuh.

Mode Bebas Gangguan ini merupakan fitur gratis dan dapat mencegah notifikasi aplikasi dari pengguna, yang mengganggu ataupun memalukan dan muncul pada saat bermain game, atau melakukan presentasi.

Perisai Data Sensitif

Perisai Data Sensitif adalah fitur yang melindungi pelanggan premium Avast dengan jaring pengaman tambahan dari penjahat cyber dan mata-mata.

Fitur ini mengidentifikasi file sensitif, seperti file pajak, catatan kesehatan, dan dokumen perjalanan, dan memberi pengguna opsi sebagai "perisai" dan melindungi akses ke file-file tersebut. Dengan cara ini, pihak ketiga dan program yang tidak sah atau ilegal, seperti malware, tidak akan dapat membaca dan mengubah file.

Peningkatan Pindai Cerdas

Fitur Pindai Cerdas dari Avast ini menggabungkan scan untuk virus, pembaruan perangkat lunak, masalah jaringan, dan masalah kinerja - menjadi satu pemindaian yang terkonsentrasi.

Hal ini memungkinkan pengguna gratis dan premium untuk memeriksa berbagai masalah hanya dengan satu klik dan fitur ini telah dioptimalkan untuk memindai dan mengidentifikasi masalah di PC, dua kali lebih cepat dari sebelumnya.

Keamanan jaringan yang ditingkatkan

Fitur Wi-Fi Inspector Avast merupakan fitur gratis untuk memindai perangkat router, PC, ponsel dan IoT yang terhubung ke jaringan pengguna dan memberikan solusibagaimana memperbaiki masalah-masalah yang ditemukan.

Fitur ini telah ditingkatkan untuk mengidentifikasi perangkat secara lebih baik dan mendeteksi kerentanan keamanan dan kelemahan-kelemahan sejenis. Fitur ini menampilkan perangkat yang ditemukan di jaringan dalam peta yang terperinci, sehingga memudahkan orang untuk menavigasi dan mengontrol perangkat yang terhubung ke jaringan lokal mereka.

"Mengacu pada bagaimana sesuatu bekerja dan berfungsi secara internal, kami telah memperluas kemampuan berbasis AI kami untuk memastikan peningkatan pendektesian dan respons keamanan yang berkelanjutan. Kami bangga dengan skor yang kami dapatkan pada saat uji coba dengan pihak ketiga dalam memblokir ancaman, akan tetapi kamipun tahu bahwa perseteruan akan terus berlangsung dan kami harus terus-menerus mensiasati para kriminal dengan metode dan teknologi baru untuk menang," ujar Ondrej Vlcek, Avast EVP & CTO.

"Phishing adalah teknik manipulasi sosial yang sangat efektif dan penjahat dunia maya baru-baru ini meningkatkan pola permainan mereka dalam hal membuat situs phishing untuk mengelabui orang agar memberikan informasi sensitif, itulah sebabnya mengapa kami perlu menggunakan teknologi yang sangat kuat untuk memerangi ancaman tersebut," tambahnya dalam keterangan yang diterima detikINET. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed